FC Porto Manfaatkan Rapuhnya Pertahanan Liverpool

Gelandang FC Porto, Danilo Pereira, sudah menyatakan tidak ada misi balas dendam saat bertandang ke markas Liverpool, Stadion Anfield, Rabu 10 April 2019 dini hari WIB. Namun, Dragoes akan tetap bermain menyerang saat leg pertama babak Perempatfinal Liga Champions 2018-2019 itu.

Liverpool dan FC Porto sudah pernah bertemu pada babak 16 besar Liga Champions 2017-2018. Si Merah sukses melaju ke babak selanjutnya setelah melibas FC Porto 5-0 di Stadion Do Dragao, meski hanya meraih hasil imbang di leg kedua yang dihelat di Stadion Anfield.

Kekalahan tersebut masih membekas di pikiran para penggawa FC Porto, termasuk Danilo. Namun, ia menyatakan tidak ada misi balas dendam dan akan berusaha memaksimalkan celah yang ada di lini pertahanan Liverpool dengan absennya Andy Robertson demi meraih hasil positif.

“Liverpool jelas favorit karena mereka juga bermain di kandang. Tidak ada misi pembalasan di antara rekan-rekan setim. Yang ada hanyalah misi untuk lolos ke babak selanjutnya,” tutur Danilo Pereira, mengutip dari laman resmi UEFA, Selasa (9/4/2019).

“Serangan balik Liverpool sangat berbahaya,mereka punya permainan yang sangat baik dan sangat terorganisasi. Akan tetapi, mereka mempunyai celah di lini belakang dan kami akan memanfaatkan itu,” tukas pemain berusia 27 tahun tersebut.

Liverpool Diminta Lepas Liga Champions

Liverpool diminta melepas saja Liga Champions dan fokus ke Premier League. Juergen Klopp menyebutnya sebagai saran gila. Saran untuk melepas Liga Champions diungkapkan eks kapten Manchester United Gary Neville. Itu setelah Liverpool kehilangan puncak klasemen di pekan ke-29 dan gantian jadi tim pengejar di persaingan gelar.

Berada di posisi dua dengan 73 poin, Liverpool tertinggal satu poin dari Manchester City di puncak. Premier League sendiri hanya menyisakan delapan pekan tersisa. Liverpool sudah tersingkir di Piala Liga Inggris dan Piala FA, sehingga kini tersisa Liga Champions saja di turnamen yang diikuti. Setelah berimbang 0-0 di Anfield pada leg pertama, skuat besutan Klopp akan melawat ke Allianz Arena, Kamis (13/3/2019) dinihari WIB, demi tiket perempatfinal.

Neville percaya melepas Liga Champions akan memberikan keuntungan besar untuk Liverpool, salah satunya dalam hal kebugaran pemain. Namun Klopp menilai pandangan ini tak masuk akal. “Saya rasa pelatih lain tak perlu menjawab pertanyaan ini. Ini cuma terjadi kalau Anda manajer Liverpool dan analis-analis sepakbolanya dari kubu Manchester United,”

“Mereka berbicara dengan konstan, tidak berarti mereka jadi lebih masuk akal karena itu. Itu masalahnya. Mudah saja duduk di kantor atau studio dan bicara soal hal-hal semacam itu.” “Kita tak mereka-reka sebuah musim dan bilang cara terbaik untuk menjalaninya adalah tersingkir dari semua kompetisi turnamen lebih dini. Anda lakukan itu dan di saat itu pula orang yang sama mengincar Anda seperti orang gila.”

“Sekarang sudah dekat dengan akhir musim dan apakah boleh tersingkir dari Liga Champions tanpa mencoba untuk lolos? Itu sungguh gila sih. Saya tak marah, saya cuma sangat kesal terus-terusan dikonfrontasi soal ini.”